==== BLOGGING, SPORT,HOTEL and TOURISM====

Sabtu, 04 Desember 2010

Indonesia Kalahkan Laos di Piala AFF

Akhirnya indonesia bisa mengalahkan tim tamu Laos dengan skor yang meyakinkan. seperti ketika indonesia mengalahkan malaysia beberapa hari yang lalu. dengan skor 6 - 0 ini mengantarkan indonesia ke Semi Final Piala AFF. inilah kronologis dari pertandingan seperti yang saya baca di berita online Detik.com.

Di stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (4/12/2010), Indonesia langsung menekan sejak awal laga. Lewat sebuah serangan balik, Indonesia mengancam pertahanan Laos melalui M. Ridwan di sisi sayap kanan. Tapi umpan silang Ridwan masih bisa dihalau. Sepak pojok untuk Indonesia.

Pada menit ketujuh, Ridwan kembali mencoba peruntungannya. Tapi tendangan kaki kananannya dari luar kotak penalti membentur tubuh pemain Laos. Kembali, Indonesia mendapatkan sepak pojok.

Semenit berselang, umpan silang Firman Utina di sayap kiri diterima oleh Hamka Hamzah di tiang jauh. Sial bagi Hamka, sundulannya masih melenceng tipis.

Ooh! Laos mendapatkan kesempatan emas pertamanya dalam laga ini. Sepakan Kaysone Soukhavong dari luar kotak penalti membentur tiang gawang Indonesia. Nyaris.

Penalti untuk Indonesia! Cristian Gonzales dijatuhkan di dalam kotak penalti ketika memggiring bola di dalam kotak penalti.

Firman Utina maju menjadi eksekutornya, dan kapten Indonesia ini berhasil mengecoh kiper Sengphachan Bounthisanh untuk membawa Indonesia unggul 1-0.

Gol lagi untuk Indonesia! Aksi Ridwan, usai memanfaatkan blunder operan Kitsada, membawa Indonesia unggul 2-0 atas Laos.

Ridwan membawa bola sendirian ke dalam kotak penalti, ia mengecoh kiper Bounthisanh, dan menceploskan bola ke dalam gawang, meski sempat terpeleset.

Indonesia memulai babak kedua dengan baik, dan tepat pada menit 49 'Garuda' kembali membobol jala Laos. Kembali Firman yang menjadi pencetak golnya.

Gol tersebut diawali oleh operan satu-dua dengan Ridan di luar kotak penalti. Begitu kembali menerima bola, Firman melepaskan sepakan kaki kanan ke tiang jauh. Indonesia unggul 3-0.

Keunggulan Indonesia bertambah besar menjadi 4-0 di menit 51 dan yang menjadi pendulangnya adalah Irfan Bachdim. Ini adalah gol keduanya dalam turnamen ini.

Gol keempat Indonesia itu tercipta setelah Irfan melakukan operan satu-dua dengan Cristian Gonzales. Lewat satu sepakan kaki kanan ke tiang jauh, Irfan pun membobol jala Laos.

Tekanan Indonesia ke pertahana Laos akhirnya kembali berbuah hasil di menit 76. Berawal dari umpan lambung Firman, terjadi kemelut di dalam kotak penalti Laos.

Sepakan Hamka masih bisa ditepis Bounthisanh, tapi bola disambar oleh Arief Suyono dan terciptalah gol kelima Indonesia. Ini adalah gol kedua Arief dalam turnamen ini.

Gol lagi! Indonesia unggul jauh 6-0 atas Laos di menit 80 dengan diawali oleh umpan terobosan Irfan kepada Okto Maniani. Lewat kecepatannya, Okto mengungguli dua pemain Laos dan melepaskan tendangan kaki kiri ke tiang dekat. Si pemain nomor 10 ini akhirnya mencetak gol.

Aksi Okto itu kemudian menjadi gol penutup dalam pertandingan ini. Indonesia menang enam gol tanpa balas dan berhak melaju ke semifinal dengan status juara Grup A.

Jumat, 03 Desember 2010

Lepaskan kepenatan @ Taman Sari Royal Heritage SPA Sheraton Jogja

KESIBUKAN menghadapi rutinitas kehidupan sehari-hari tak jarang membuat kita merasa stres dan tidak mempedulikan urusan perawatan tubuh dan kecantikan bagi perempuan. Jangankan untuk melakukan ritual-ritual perawatan tubuh seperti mengenakan masker, luluran, atau krimbat, untuk memulaskan make up di wajah pun terkadang kita merasa malas dan tak sempat.

Padahal, tubuh yang indah terawat merupakan salah satu modal penting bagi perempuan. Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika sesekali memanjakan diri dengan melakukan perawatan tubuh di spa, untuk menjaga kecantikan sekaligus menghilangkan stress.

Salah satu spa yang menawarkan paket perawatan kecantikan komplit yakni Taman Sari Royal Heritage (TSRH) Spa dari Mustika Ratu yang berada di Sheraton Mustika Jogjakarta.

Latar belakang TSRH Spa
Taman Sari berarti taman yang indah, seperti tertuang dalam sejarah. Taman Sari terletak di sebelah barat daya Istana Sultan dan berjarak sekitar 10 menit berjalan kaki. Taman ini dibangun oleh Sultan Hamengkubuwono I pada 1757. Beliau menciptakan sebuah gaya baru sebagai perpaduan antara arsitektur Jawa dan Portugis. Semenjak itu, Istana Air Taman Sari terkenal sebagai sebuah tempat pemandian, di mana keluarga kerajaan Jawa, pangeran, dan putri menerima berbagai perawatan kecantikan unik dan spesial di sana, dengan filosofi keseimbangan jiwa, raga, dan sukma.

Terinspirasi dari Taman Sari yang sesungguhnya, PT Mustika Ratu menciptakan Taman Sari Royal Heritage Spa yang dibuka di Hotel Sheraton Mustika Yogyakarta, Indonesia, pada 1997, dilanjutkan dengan pembukaan Taman Sari Royal Heritage Spa Jakarta, Indonesia, pada September 2000, dan kemudian diikuti dengan yang lainnya melalui manajemen sistem franchise. Sejak saat itu, PT Mustika Ratu mengembangkan bisnis tersebut ke berbagai daerah di Indonesia seperti Riau, Palembang, Kampung Sampireun Garut-Jawa Barat, Anyer, Bintan, termasuk di sekeliling dunia seperti di Malaysia, Zao-Jepang, Republik Ceko, Whistler-Kanada, Bulgaria, hingga Langkawi-Malaysia pada Mei 2008, serta di lokasi-lokasi lain dalam waktu dekat.

Kecantikan Jawa
Menu perawatan yang tersedia di spa ini sendiri mengindikasikan berbagai perawatan yang diterima oleh pendiri Taman Sari Royal Heritage Spa, Mooryati Soedibyo, selama tumbuh besar sebagai seorang putri keraton. Beliau adalah seorang putri sekaligus pebisnis yang memiliki salah satu perusahaan kosmetik tradisional terbesar di Indonesia di bawah bendera Mustika Ratu. Selain berbagai jenis pijatan yang sudah umum seperti massage Jawa, Perancis, dan Swedia, Hot Stone Massage and Reflexology, terdapat pula beberapa jenis therapeutic massage untuk mengatasi area-area bermasalah secara spesifik.

Di Taman Sari Royal Heritage Spa, tersedia berbagai paket serta perawatan khusus seperti The Ancient Javanese Healing Program, Royal Javenese Pampering, lulur menggunakan enzim pepaya, body wrap menggunakan rumput laut atau lumpur vulkanik, body mask menggunakan bengkoang atau mangir, body glow dengan garam laut, Royal relaxing facial, refleksiologi, krimbat rambut, pijat Jawa, Beautiful Princess Package For Executive (untuk memanjakan dan mempersiapkan calon mempelai wanita bagi suaminya sebelum resepsi pernikahan, dengan perawatan kecantikan termasuk latihan dan perawatan untuk daerah intim) dan Post-Natal Program (untuk ibu dan bayi).

Selain itu, kemegahan arsitektur Jawa di Taman Sari Royal Heritage Spa juga dilengkapi dengan alunan musik gamelan serta bar jamu.

artikel from here

Hotel

Definisi Hotel, Hotel adalah suatu bentuk bangunan, lambang, perusahaan atau badan usaha akomodasi yang menyediakan pelayanan jasa penginapan, penyedia makanan dan minuman serta fasilitas jasa lainnya dimana semua pelayanan itu diperuntukkan bagi masyarakat umum, baik mereka yang bermalam di hotel tersebut ataupun mereka yang hanya menggunakan fasilitas tertentu yang dimiliki hotel itu. Pengertian hotel ini dapat disimpulkan dari beberapa definisi hotel seperti tersebut di bawah ini :
a. Salah satu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau keseluruhan bagian untuk jasa pelayanan penginapan, penyedia makanan dan minuman serta jasa lainnya bagi masyarakat umum yang dikelola secara komersil (Keputusan Menteri Parpostel no Km 94/HK103/MPPT 1987)
b. Bangunan yang dikelola secara komersil dengan memberikan fasilitas penginapan untuk masyarakat umum dengan fasilitas sebagai berikut :
1) Jasa penginapan
2) Pelayanan makanan dan minuman
3) Pelayanan barang bawaan
4) Pencucian pakaian
5) Penggunaan fasilitas perabot dan hiasan-hiasan yang ada di dalamnya.
(Endar Sri,1996:8)
c. Sarana tempat tinggal umum untuk wisatawan dengan memberikan pelayanan jasa kamar, penyedia makanan dan minuman serta akomodasi dengan syarat pembayaran (Lawson, 1976:27)

Karakteristik Hotel
Perbedaan antara hotel dengan industri lainnya adalah :
a. Industri hotel tergolong industri yang padat modal serta padat karya yang artinya dalam pengelolaannya memerlukan modal usaha yang besar dengan tenaga pekerja yang banyak pula.
b. Dipengaruhi oleh keadaan dan perubahan yang terjadi pada sektor ekonomi, politik, sosial, budaya, dan keamanan dimana hotel tersebut berada.
c. Menghasilkan dan memasarkan produknya bersamaan dengan tempat dimana jasa pelayanannya dihasilkan.
d. Beroperasi selama 24 jam sehari, tanpa adanya hari libur dalam pelayanan jasa terhadap pelanggan hotel dan masyarakat pada umumnya.
e. Memperlakukan pelanggan seperti raja selain juga memperlakukan pelanggan sebagai patner dalam usaha karena jasa pelayanan hotel sangat tergantung pada banyaknya pelanggan yang menggunakan fasilitas hotel tersebut.

Jenis Hotel
Penentuan jenis hotel tidak terlepas dari kebutuhan pelanggan dan ciri atau sifat khas yang dimiliki wisatawan (Tarmoezi, 2000) :
5) Berdasarkan hal tersebut, dapat dilihat dari lokasi dimana hotel tersebut dibangun, sehingga dikelompokkan menjadi:

a. City Hotel
Hotel yang berlokasi di perkotaan, biasanya diperuntukkan bagi masyarakat yang bermaksud untuk tinggal sementara (dalam jangka waktu pendek). City Hotel disebut juga sebagai transit hotel karena biasanya dihuni oleh para pelaku bisnis yang memanfaatkan fasilitas dan pelayanan bisnis yang disediakan oleh hotel tersebut.
b. Residential Hotel
Hotel yang berlokasi di daerah pinngiran kota besar yang jauh dari keramaian kota, tetapi mudah mencapai tempat-tempat kegiatan usaha. Hotel ini berlokasi di daerah-daerah tenang, terutama karena diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin tinggal dalam jangka waktu lama. Dengan sendirinya hotel ini diperlengkapi dengan fasilitas tempat tinggal yang lengkap untuk seluruh anggota keluarga.
c. Resort Hotel
Hotel yang berlokasi di daerah pengunungan (mountain hotel) atau di tepi pantai (beach hotel), di tepi danau atau di tepi aliran sungai. Hotel seperti ini terutama diperuntukkan bagi keluarga yang ingin beristirahat pada hari-hari libur atau bagi mereka yang ingin berekreasi.
d. Motel (Motor Hotel)
Hotel yang berlokasi di pinggiran atau di sepanjang jalan raya yang menghubungan satu kota dengan kota besar lainnya, atau di pinggiran jalan raya dekat dengan pintu gerbang atau batas kota besar.Hotel ini diperuntukkan sebagai tempat istirahat sementara bagi mereka yang melakukan perjalanan dengan menggunakan kendaraan umum atau mobil sendiri. Oleh karena ituhotel ini menyediakan fasilitas garasi untuk mobil.

Segi Jumlah Kamar Hotel
Menurut Tarmoezi (Tarmoezi,2000:3), dari banyaknya kamar yang disediakan, hotel dapat dibedakan menjadi :
a. Small Hotel
Jumlah kamar yang tersedia maksimal sebanyak 28 kamar.
b. Medium Hotel
Jumlah kamar yang disediakan antara 28- 299 kamar.
c. Large Hotel
Jumlah kamar yang disediakan sebanyak lebih dari 300 kamar.

Klasifikasi Hotel
Menurut keputusan direktorat Jendral Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi no 22/U/VI/1978 tanggal 12 Juni 1978 (Endar Sri, 1996 : 9), klasifikasi hotel dibedakan dengan menggunakan simbol bintang antara 1-5. Semakin banyak bintang yang dimiliki suatu hotel, semakin berkualitas hotel tersebut. Penilaian dilakukan selama 3 tahun sekali dengan tatacara serta penetapannya dilakukan oleh Direktorat Jendral Pariwisata.

Cruise Line

Inilah pengertian cruiseline yang saya unduh dari wkipedia tentap apa itu industry ini. yang pasti cruise line adalah salah satu perusahaan di bidang hospitallity industry.

A cruise line is a company that operates cruise ships. Cruise lines have a dual character; they are partly in the transportation business, and partly in the leisure entertainment business, a duality that carries down into the ships themselves, which have both a crew headed by the ship's captain, and a hospitality staff headed by the equivalent of a hotel manager.

Among cruise lines, some are direct descendants of the traditional passenger shipping lines, while others were founded from the 1960s on specifically for cruising. The business is extremely volatile; the ships are massive capital expenditures with ruinous operating costs, and a slight dip in bookings can easily put a company out of business. Cruise lines frequently sell, renovate, or simply rename their ships just to keep up with travel trends.

A wave of failures and consolidation in the 1990s has led to many lines existing only as "brands" within larger corporations, much as a single automobile company produces several makes of cars. Brands exist partly because of repeat customer loyalty, and also to offer different levels of quality and service. For instance, Carnival Corporation owns both Carnival Cruise Lines, whose former image were vessels that had a reputation as "party ships" for younger travellers, but have become large, modern, and extremely elegant, yet still profitable, and Holland America Line, whose ships cultivate an image of classic elegance.

Currently the five largest cruise line operators in the world are Carnival Corporation & plc, Royal Caribbean Cruises Ltd., Star Cruises, MSC Cruises and Louis Cruise Lines.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger